Pages

Subscribe:

Labels

Tampilkan postingan dengan label Islami. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Islami. Tampilkan semua postingan

9 musuh utama pernikahan

Tak selalu menjadi bangunan yang indah. Ada kalanya juga dihiasi oleh konflik. Nah, ada baiknya Anda kenali dulu “musuh-musuh” perkimpoian berikut ini.

Kata orang tua, jangan pernah sekali-kali berpikir tentang perceraian. Bahkan, pada saat terjadi konflik besar pun, perceraian bukanlah solusi terbaik. Jadi, jagalah pernikahan Anda seolah-olah tengah mempertahankan hidup Anda. Apa saja sih ancaman yang patut diketahui dan biasa muncul dalam kehidupan berumah tangga? Berikut sembilan daftar di antaranya:

1 Komitmen berlebihan

Meski tampaknya oke, tapi berhati-hatilah terhadap ancaman satu ini, terutama bagi pasangan muda.

Bayangkan, Anda merupakan pasangan muda yang baru beberapa bulan menikah, tapi Anda berdua masing-masing sibuk dengan urusan karier, melanjutkan kuliah, bekerja penuh waktu di perusahaan multinasional, lalu mempunyai bayi atau balita, sibuk merencanakan membangun rumah, serta menghabiskan waktu memulai bisnis usaha pada waktu yang sama.

Kedengarannya konyol, namun banyak pasangan muda melakukan hal ini dan kemudian terkejut ketika yang terjadi adalah pernikahan mereka berantakan. Bagaimana tidak, satu-satunya saat mereka bisa bertemu satu sama lain justru pada saat mereka berdua sudah habis kelelahan.

Pesan moralnya adalah lebih banyak berbagi waktu satu sama lain jika ingin cinta Anda berdua tetap menyala.

2 Masalah keuangan

Urusan keuangan menjadi musuh nomor dua yang harus diwaspadai. Utang yang berlebihan, tagihan kartu kredit yang overlimit , debat mengenai bagaimana uang akan dibelanjakan, dan sebagainya sebaiknya diantisipasi.

Caranya, bicarakan di awal pernikahan bagaimana komitmen Anda berdua mengenai masalah keuangan.

Contoh, biasakan membayar tunai untuk barang-barang konsumtif, atau kalau memang tak perlu sebaiknya tunda saja. Jangan menghabiskan uang lebih untuk membeli benda atau jasa yang belum dibutuhkan atau yang harganya jauh di atas budget yang Anda miliki, karena ini hanya akan membuat sumber daya keuangan untuk hal-hal yang lebih penting menjadi berkurang. Contoh, dana untuk pendidikan anak, menyewa baby-sitter , budget kebutuhan rumah tangga, dan sebagainya. Ending -nya pun bisa ditebak, Anda dan pasangan sibuk beradu mulut. Intinya, alokasikan uang Anda dengan bijak.

3 Egois

Ada dua tipe orang di dunia, tipe pemberi dan tipe pengambil. Perkimpoian antara dua orang bertipe pemberi bisa menjadikan perkimpoian menjadi sesuatu yang indah. Kedua pasangan saling memberikan hal-hal terbaik buat pasangannya. Pernikahan antara pemberi dan pengambil bisa berisiko memunculkan konflik, meskipun relatif kecil dan bisa diselesaikan. Yang berbahaya adalah jika Anda dan pasangan sama-sama bertipe sebagai sang pengambil, masing-masing tak mau kalah, dua-duanya egois. Cepat atau lambat, ini pasti akan menghancurkan pernikahan.

4 Intervensi mertua

Rasanya terlalu tradisional dan kolot, ya? Namun, fakta menunjukkan banyak pasangan yang beradu mulut karena merasa campur tangan Sang Mertua terlalu jauh masuk ke dalam wilayah rumah tangga mereka. Di sisi lain, pasangan merasa pasangannya terlalu sensitif dan menilai buruk orang tuanya.

Banyak orang tua yang masih sulit memberikan otonomi bagi anak-anaknya yang sudah menikah. Apalagi jika Sang Anak merupakan anak kesayangan, anak bungsu atau anak tunggal. Jadi, jika salah satu suami atau istri belum sepenuhnya terbebaskan dari orang tua, maka yang terbaik adalah tidak tinggal dekat atau bersama mereka.

5 Harapan yang tidak realistis

Beberapa pasangan menikah dengan impian tentang pernikahan yang seringkali tidak realistis. Ingin membangun rumah tangga ideal, punya rumah nyaman, memiliki anak-anak yang rupawan, menyekolahkan anak-anak setinggi langit, dan sebagainya.

Seringkali ilusi romantis seperti inilah yang memicu depresi manakala kenyataannya tak seperti yang diharapkan. Cari uang tak selalu mudah, urusan pekerjaan yang menyita pikiran dan tenaga, dan sebagainya. Belum lagi harapan istri atau suami terhadap pasangannya yang terlalu berlebihan yang bisa menimbulkan kekecewaan. Ini adalah perangkap emosional, jadi tak perlu terlalu muluk-muluk. Realistis sajalah.

6 Tidak memberi ruang gerak

Adakalanya pasangan tidak memberi ruang gerak bagi pasangannya. Contohnya, suami yang memberikan aturan-aturan atau harapan-harapan tinggi kepada istrinya, atau sebaliknya. Mereka tidak memberi ruang bernapas yang dibutuhkan pasangan mereka, sehingga lama-lama justru akan mencekik dan menghancurkan cinta di antara mereka. Kecemburuan misalnya, merupakan salah satu cara fenomena ini memanifestasikan dirinya. Yang lain adalah harga diri yang rendah, yang menjadikan pasangan tak aman untuk menginjak-injak wilayah lain. Ingat, cinta harus bebas dan saling mempercayai.

7 Kebiasaan buruk

Pornografi, judi, kecanduan, dan perilaku buruk lainnya cenderung menciptakan perilaku destruktif.

Selama tahap perkenalan, barangkali perilaku-perilaku semacam ini masih tertutup rasa cinta. Pada beberapa orang, kelemahan dan kerentanan ini tidak diketahui sampai akhirnya terlambat. Kemudian mereka akhirnya kecanduan dan menimbulkan luka bagi tiap anggota keluarga.

Barangkali terdengar lucu, namun sebuah studi menunjukkan, kehancuran pribadi dan rumah tangga sering dimulai ketika dampak kebiasaan atau perilaku ini muncul. Jika kita menjaga hidup kita bersih dan tidak melibatkan diri pada permainan yang dekat dengan tindakan kriminal, maka hal-hal buruk lebih mudah diantisipasi.

8 Business stuff

Berbisnis sah-sah saja, apalagi jika hasilnya sepadan dan bisa menunjang keuangan keluarga. Namun, bisnis juga bisa menjadi ancaman bagi keutuhan rumah tangga.

Contoh jika bisnis gagal. Untuk hal ini, yang paling banyak terkena dampak biasanya adalah kaum pria (suami). Perubahan keuangan inilah yang acapkali memicu konflik di dalam rumah tangga. Tadinya biasa makan enak di restoran, kini harus superhemat karena uang habis untuk membangun bisnis.

Begitu juga sebaliknya. Kesuksesan bisnis seringkali menjadi pemicu konflik yang bisa membahayakan keutuhan rumah tangga. Gelimang uang dan ketenaran seringkali membuat mereka yang tak siap menjadi lupa dan meruntuhkan rumah tangganya sendiri.

9 Menikah terlalu muda

Survei menunjukkan, wanita yang menikah pada usia di bawah 17 tahun dua kali lebih berisiko untuk bercerai ketimbang mereka yang menikah di usia 18 sampai 20 tahun. Tekanan usia yang masih remaja dan tekanan kehidupan pernikahan dini ternyata memang tak bisa teraduk manis. Akibatnya, mereka tak kuat dan rumah tangganya berantakan.

Jalan keluarnya, peran pihak ketiga sangat dibutuhkan untuk membantu pasangan muda ini menghadapi tekanan kehidupan dan sukses mengarungi bahtera rumahtangga.

Nah, daftar di atas baru merupakan sebagian kecil saja dari hal-hal yang menjadi musuh dan bisa merusak pernikahan. Sebenarnya, daftarnya hampir tak terbatas. Beberapa contoh lain misalnya masalah seks, persoalan anak, harga diri yang rendah, dan sebagainya. Jadi, jika berniat mempertahankan pernikahan sepanjang usia, tak ada salahnya mengantisipasi hal-hal di atas

Nikmat Allah SWT Yang paling mahal

Alhamdulillah Allah telah berikan begitu banyak nikmat kepada kita di dunia ini, Allah telah berikan kita kesehatan, Allah telah berikan kepada kita rezeki yang banyak, Allah telah berikan kita nikmat sehat, dan banyak lagi nikmat nikmat yang telah Allah SWT berikan kepada kita yang patut kita syukuri. Namun ada nikmat yang terkadang kita lupa dan jarang sekali kita syukuri yaitu nikmat Iman, nikmat yang tidak Allah berikan kepada seluruh manusia, ini adalah nikmat yang paling mahal harganya.

Allah telah berikan udara secara Cuma Cuma kepada seluruh manusia, kepada seluruh hewan dan tumbuhan, begitu juga dengan air, Allah bagikan itu semua Cuma Cuma, akan tetapi iman, tidak Allah berikan kepada seluruh makhluk, ada yang diberi kekayaan tetapi tidak diberi iman, ada yang diberi ketampanan dan kecantikkan tapi tidak diberi iman, itulah sebabnya mengapa kita harus banyak bersyukur kepada Allah karena Allah telah memasukkan iman kedalam hati kita, keyakinan yang benar bahwa tidak ada satupun yang patut disembah dalam beribadah, yang dimintai pertolongan, yang menghidupkan dan mematikan , yang memiliki tujuh lapis langit dan tujuh lapis bumi beserta isinya , yang menurunkan hujan, yang meniupkan ruh di dalam rahim, yang mengirimkan angin, yang menumbuhkan tanam – tanaman, yang merajai hari pembalasan, yang kekal tak berujung akhir kecuali Allah SWT.

Iman ini begitu mahal dan berharganya, disebutkan bahwa apabila ditimbang kalimat laa ilah ha ilallah muhammadarrasulullah dengan tujuh lapis langit dan tujuh lapis bumi niscaya akan lebih berat timbangan kalimah ini, maka kalimah itu adalah lebih berharga ketimbang dunia beserta isinya.

Adalah keistimewaan orang – orang yang sudah mengikrarkan keyakinan bahwa Tidak ada Tuhan Selain Allah dan Muhammad SAW adalah utusan Allah maka manusia ini telah berharga di sisi Allah SWT. Walaupun dia miskin atau memiliki tubuh yang tidak bagus tapi memiliki iman yang kuat maka dia akan berharga, akan tetapi apabila manusia ini mempunyai tubuh yang indah, suara yang merdu serta memiliki dunia yang banyak tapi tidak ada iman di dalam hatinya maka tidak berharga sedikitpun di sisi Allah.

Dalam sebuah hadith shahih disebutkan:

Seandainya nilai dunia ini di sisi Allah, sama nilainya dengan sayap seekor nyamuk, niscaya Allah tidak akan memberi minum,kepada orang kafir walau seteguk air pun.

Menurut Allah, dunia lebih tidak berharga dari seekor sayap nyamuk, inilah hakikat nilainya dan timbangannya di sisi Allah. Karena duni ini tidak ada nilainya disisi Allah maka Allah mudah saja memberikan dunia ini kepada orang – orang yang mendurhakai dan menentang Allah sekalipun, akan tetapi Iman ini karena begitu berharganya disisi Allah maka tidak Allah berikan sembarang saja.

Begitu juga dengan kenikmatan Syurga, yang hanya bisa dimasuki oleh manusia – manusia yang di hatinya terdapat kalimah dan keyakinan kepada Allah SWT dan mengakui Nabi Muhammad adalah utusan Allah.

Seperti hadis Rasulullah SAW menceritakannya: “Ada batu bata dari pada emas, ada batu bata daripada perak, catnya minyak kasturi yang harum, kerikilnya mutiara dan yakut, dan pasirnya safran. Siapa yang memasukinya akan merasai nikmat, tidak bersedih hati, kekal dan tidak mati, bajunya tidak basah dan keremajaannya tidak sirna.” (Hadis Riwayat Imam al-Tirmizi, Ahmad, Ibnu Hibban, al-Darimi dan Ibnul Mubarak).

Seperti Sabda Rasulullah SAW lainnya: “Golongan pertama kali masuk syurga bagaikan rembulan pada malam purnama, yang berikutnya bagaikan bintang berkilauan yang cahayanya paling terang. Mereka tidak membuang kotoran, tidak membuang hingus dan tidak meludah. Sikat rambut mereka terbuat daripada emas, keringat mereka berbau kasturi. Pendupaan mereka kayu gaharu yang harum. Isteri mereka bidadari, akhlak mereka sama. Bentuk mereka sama seperti bapa mereka Adam yang tingginya enam puluh hasta menjulang ke langit.” (Hadis riwayat al-Bukhari dan Muslim).

Bukankah syurga itu impian yang paling baik? Cita-cita yang paling hebat dan angan-angan yang paling indah. Satu bentuk kejayaan yang tiada bandingannya. Apabila malaikat melaporkan perbuatan hamba-hamba Allah dalam satu majlis zikir. Allah bertanya, padahal Dialah yang Maha Mengetahui: “Apakah yang mereka minta?” Malaikat menjawab: “Syurga-Mu ya Allah.” Allah bertanya: “Apakah mereka melihat syurga-Ku?” Malaikat menjawab: “Tidak, ya Allah.” Allah bertanya: “Bagaimana jika mereka melihat syurga-Ku?” Malaikat menjawab: “Sudah tentu mereka bertambah tamak beribadat dan memintanya dengan penuh kesungguhan.” (Hadis riwayat al-Bukhari dan Muslim).

Seindah Hiasan Adalah Wanita Sholeha

Lihatlah betapa indahnya bunga-bunga di pagi hari dengan warna yang sangat khas sehingga menggugah nafsu para kumbang-kumbang untuk segera menjamahnya. Sebagian mulai mekar namun sebagian lagi masih kuncup. Disiang harinya lihatlah ombak datang silih berganti memecah keheningan pantai. Dan dimalam hari pula bintang gemintang bersinar bagai berlian di angkasa. Sebagian berkedip dengan indahnya, sebagian bersembunyi malu. Begitu indah ciptaan Allah SWT. Tetapi “Perempuan Sholeha lebih Indah dari itu semua”. Subhanallah....

“Dunia adalah perhiasan, Sebaik-baiknya perhiasan adalah wanita yang sholeha” (HR.Muslim)



Hadist di atas tidak asing lagi di telinga kita. Mmm Namun.... Siapakah “Perempuan Sholeha itu?”

Perempuan sholeha bukanlah perempuan yang berjabatan tinggi, pemilik tampang secantik luna maya, jago acting selincah emma watson atau mempunyai 10 mobil mewah. Namun bisa jadi Ia adalah seorang anak perempuan dari tukang kebun. Dia tidak pintar namun ia cerdas menggunakan akal pikirannya (yang jelas tidak sejail abu nawas... hehe). Dia bukan perempuan bodoh yang hobby shopping setiap minggunya demi memamerkan harta kekayaan dan menghambur-hamburkan uang suaminya. Tapi dia perempuan yang cukup cerdas yang mempergunakan akalnya untuk berjihad dengan jalannya masing-masing, dan jihad perempuan itu adalah dirumah bukan di apartement berlantai 30, ataupun di persimpangan jalan dimalam hari. Rumahnya adalah Syurga bagi suaminya dan pesantren untuk anak-anaknya...

Perempuan Sholeha adalah perempuan yang memiliki kelembutan Khadijah, Ketabahan Fatimah dan Kecantikan Aisyah... Perempuan ini memang kelihatan lembut, Namun kelembutannya mampu mengalahkan Kekerasan atau paksaan dari kaum lelaki. Semua segan terhadapnya dan ingin melindunginya karena hijab. Hijabnya adalah tameng nafsu, senyum manis tersipu yang disembunyikan dibalik kerudung dengan wajah yang tertunduk adalah pedang penebas nafsu yang membunuh siapa saja yang berniat buruk padanya... (nyamannya..)

Perempuan Sholeha adalah perempuan yang menyembunyikan sorot tajam matanya dari tatapan dan saling menatap, tatapannya hanya seperlunya terbalut oleh sipu malu, tapi semua orang terpesona oleh tunduk matanya ini, semua takjub dan semuanya kagum, dimata manusia Ia adalah Pelita dan dimata Allah SWT Ia adalah Mutiara... Subhanallah (Amazing)...

Ia indah bukan karena cantik parasnya tapi cantik hatinya, hatinya yang terbuat dari kapas selembut sutera, sebening intan permata, sesuci air telaga kautsar, dan secantik mutiara jiwa ( vhi malah jadi pujangga nih... heheh ), Jika siang Ia berhijab dan jika malam jangan cari ia dikebisingan lampu-lampu sorot kota, atau ditengah kebisingan dunia karena Ia berada diatas Sajadah, meletakkan kening beningnya dan memohon ampun kepada Allah SWT atas ria, atas fitnah dan atas khayalan kaum Adam yang memujanya. Matanya sembab karena takut kepada Allah SWT jika kecantikannya telah menjadikannya tangan setan untuk menjadi penggoda karena pada naluri setiap perempuan ingin dipuja.

Perempuan Sholeha adalah yang baik perilaku pada suaminya dan menaatinya setelah taat kepada Allah SWT. Menyanjunginya setelah dia menyanjung Rasulullah SAW. Perempuan itu lugu namun Ia tidak bodoh, pikirannya jernih karena diamnya adalah dzikir dan bicaranya adalah dakwah. Ia tak pernah kehilangan arah karena Al-Qur'an dan Hadist telah dijadikannya Sebagai Penuntun dalam hidupnya. Setiap langkahnya ia niatkan untuk mencari Ridho Allah SWT, Ujian dan Bahagia dijadikannya sebagai ladang Ibadah.


Mmm... Siapa sich yang nggak ingin jadi wanita yang Sholeha dan siapa juga yang tidak ingin menjadikannya sebagai istri, Semoga semua perempuan yang ada dimuka bumi ini termasuk saya akan mulai mengikuti langkahnya, karena perempuan seperti ini adalah oase di padang tandus, pelita dikegelapan, peneduh dibawah teriknya dunia dan Bidadari yang diturunkan Allah SWT kebumi untuk menjadi Khalifah. Iya, inilah perempuan yang sangat diinginkan kehadirannya oleh bumi dan dinanti kepulangannya di Syurga......... Amiinnn....